Posted by: rahmawani on: Senin, Februari 2, 2009
Jum’at kemarin tanggal 30 Januari 2009, dari pagi sampe malam kedutan mata sebelah kiri mulu, duh takutnya sih nangis, soalnya percaya nggak percaya sih emang suka bener. Masuk kantor cuma setengah hari soalnya kerjaan emang udah kelar semua, nggak ada lagi yang mesti diselesaikan. Ya udah jam 2 an udah cabut dari kantor pergi ke carrefour buat belanja bulanan, beli kebutuhan sehari2 mulai dari perlengkapan kamar mandi, tissue, cemilan sampe barang2 yang nggak penting di beli sekedar lucu dan lapar mata aja, hehehe…….
Sampe magrib di carrefour coz terjebak hujan deras, daripada kehujanan terus kepala pusing or badan meriang, kan malas banget tuh, trus sakit lagi coz klo sakit mau makan nggak enak jadi pahit, tersiksa deh…. Mending nunggu hujan reda ajalah, biar aman dari terkena penyakit………
Sambil nunggu hujan reda, aku cek telf esia ku ternyata mati, lowbat, ya sudah aku pakai telf flexi trus aku telf my bf yang kebetulan masih di kantor, nggak lama sih ngobrol dengannya sekedar ngusir kebosanan aja nunggu hujan nggak reda2…….
Sehabis telf my bf agak sedikit bt sich, aku matikan hp flexi ku, trus aku tukar dengan esia. Jadi telf flexi ku mati. Nggak lama masuk sms ke hp esia ku, ternyata sms dari Sari sahabatku, dia kasih informasi klo pengumuman ujian advokat besok tanggal 31 Januari. Aku tanya dapat informasi dari siapa coz aku belum dapat informasi dari orang2 PERADI perihal itu. Sari jawab dari Arfi (teman se kuliah trus seangkatan PKPA I juga), sementara Arfi dari temannya juga yang nggak tau temannya yang mana. Ya sudah aku bilang pada Sari besok pagi aku cek……
Jam setengah tujuh hujan mulai reda dan aku pulang. Sesampainya di kost, aku charge hp flexi ku dalam keadaan switch off, biasanya sih klo lg charge suka aku hidup in tp malam itu nggak tau kenapa malas aku nyalakan tuh hp.
Sekitar jam setengah sepuluh an my bf telf, lama kami mengobrol di telf, jam 10 an aku nyalakan hp flexi ku, ada sms masuk dari 147 isinya telah di telf oleh nomor 5226184 sebanyak 2 x, langsung dada ku berdebar kencang coz nomor itu adalah no PERADI, pasti pengumuman itu telah keluar. Langsung aku telf Mba Ririn (sahabatku di Peradi secara dia tau dari awal aku mulai mengadakan pelatihan PKPA sampai sekarang). Ternyata benar, Mba Ririn tanya no. ujian ku, aku sms kan no. ujian ku, sekitar 5 menitan Mba Ririn telf dan bilang “maaf dicoba ujian lagi tahun depan ya” aku nggak percaya, pasti bohong kan Mba, sambil merengek aku bilang bohong kan Mba, nggak lama Mba Ririn tertawa dan ucapin selamat buat ku, aku lulus ujian advokat. Mba Ririn mencocokkan data ku, dan benar itu memang data ku.
Haru, seneng, pokoknya semua rasa jadi tercampur2 gitu, my bf pun ikut mengucapkan selamat kepada ku. Aku telf Mama, Kakakku, Mba Anda, Mas ku, Sari, Rina, Okky, Ali, Tanda, dan beberapa teman dekat lainnya. Ini adalah kado terindah yang aku dapat sebelum ultah ku tanggal 24 Feb mendatang.
Awalnya aku nggak minat dengan status advokat or lawyer, tp karena my bf yang bilang dia pengen banget jadi advokat, aku terpacu juga coz aku udah kerja hampir 3 tahun di lawfirm, jadi pikirku ya sudahlah aku coba juga. Meski ortu pengen banget aku jadi PNS tapi apa mau dikata, pernah ikut tes berkali2 tapi tetap aja nggak lolos, capek juga……..
Aku online dengan my bf sampai jam 12, saat itulah aku dapat kabar nggak enak, ternyata my bf malah nggak lulus ujian itu, bukan dia saja tapi sahabat terbaikku dan teman2 terdekat ku juga…….. Dilema dalam diriku, disatu sisi aku senang dengan kelulusan ku, tapi disisi lain aku juga sedih…… Aku nggak percaya mereka nggak lulus ujian itu…….
Padahal aku yakin mereka bisa lulus, setidaknya klo semuanya lulus kita bisa buat party bersama merayakan kelulusan, tp ya sudahlah, nggak ada pesta2 an, no party once again!…….
Aku turut sedih dengan ketidaklulusan my bf, sahabat dan teman2 ku, aku cuma bisa bilang jangan patah semangat dan menyerah (khususnya untuk sahabat terbaikku, krn aku tau kondisinya sekarang), ketidaklulusan ini bukan akhir segalanya, masih bisa dicoba dan terus dicoba atau mungkin ada rencana lain yang sedang Allah persiapkan, tetap berpikiran positif, berusaha dan terus berdoa.
Thanks God for a wonderful gift, thanks to my family, and for someone u’re my sun, shining in the morning and night, thanks for being my best friend……
Komentar Terakhir